Senin, 24 November 2014

Mengenal Kanker Tenggorokan


Penyakit kanker tenggorokan masih cukup jarang terjadi di Indonesia. Namun meskipun begitu, semua orang perlu mewaspadai kanker tenggorokan. Terutama bagi orang-orang yang memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol atau orang-orang yang bekerja di SPBU. Loh, memangnya ada apa dengan mereka yang bekerja di SPBU? Hal ini disebabkan karena orang-orang yang bekerja di SPBU lebih sering menghirup berbagai jenis minyak seperti solar atau premium.
Nah, jenis kanker ini ternyata tidak memandang umur. Semua orang bisa saja terkena kanker tenggorokan, baik orang-orang yangsudah dewasa ataupun mereka yang masih anak-anak. Di Asia sendiri pernah diketahui ada seorang anak berusia 12 tahun menderita kanker tenggorokan. Mengerikan,bukan?
Kanker tenggorokan ini sebenarnya adalah tumor ganas yang berkembang di tenggorokan, di laring (kotak suara) dan juga di area tonsil. Lalu bagaimana saja gejala orang yang menderita kanker tenggorokan? Sama seperti beberapa penyakit serius lain, gejala yang ditimbulkan justru biasanya terlihat biasa saja dan tidak terlihat sebagai suatu pertanda yang serius. Oleh karena itu, banyak orang yang mengabaikan gejala kanker tenggorokan.
Beberapa gejala kanker tenggorokan diantaranya adalah batuk berdarah. Atau bisa juga mengalami sakit tenggorokan yang tak kunjung sembuh dalam jangka waktu dua minggu. Jika Anda mengalami hal tersebut, waspadalah dan jangan dianggap remeh. Segera periksakan diri Anda ke dokter.
Gejala kanker tenggorokan yang lainnya adalah mengeluarkan bunyi yang melengking ketika bernapas. Anda juga akan mengalami susah menelan makanan atau apapun dalam jangka waktu yang lama. Bukan hanya di sekitar tenggorokan, tetapi biasanya gejala kanker tenggorokan ini terjadi di bagian lain. Anda bisa merasa sakit pada bagian telinga Anda, munculnya benjolan di sekitar area leher, atau berat badan Anda menurun secara drastis tanpa sebab atau alasan yang pasti.
Kebanyakan orang menganggap gejala berkepanjangan tersebut sebagai penyakit yang wajar saja dan pastinya tidak akan berpikiran sampai kanker tenggorokan. Bagi Anda yang seorang perokok atau suka mengonsumsi alkohol, sebaiknya Anda juga secara rutin memeriksakan kebiasaan Anda ke dokter. Hal ini bertujuan untuk memeriksa barangkali ada gejala-gejala kanker tenggorokan dalam diri Anda. Jika sudah diketahui, maka Anda akan lebih cepat mendapatkan penanganan dan peluang sembuh Anda juga semakin besar.
Jika dalam tenggorokan Anda telah positif ditemukan kanker tenggorokan, biasanya dokter akan menyarankan beberapa cara pengobatan yang sudah umum digunakan. Namun pilihan metode pengobatan pun harus disesuaikan dengan tempat bertumbuhnya sel kanker dan tingkatan stadium penyakit kanker tenggorokan tersebut. Ada beberapa metode penyembuhan kanker tenggorokan yang bisa dilakukan diantaranya terapi radiasi, pembedahan, kemoterapi, dan terapi obat yang ditargetkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar